Logo
Back to Insight

Cetak Vitamin Pakai Teknologi 3D, Rem3dy Health Raih Pendanaan Fantastis Rp 280 Miliar

Pernahkah Anda membayangkan bahwa teknologi 3D printing atau cetak 3D tidak hanya digunakan untuk membuat purwarupa plastik atau komponen mesin, tetapi juga untuk mencetak makanan dan suplemen kesehatan? Inilah inovasi menakjubkan yang dilakukan oleh Rem3dy Health, perusahaan induk dari merek nutrisi personal Nourish3d yang berbasis di Inggris.

2fe2bc9c41679ad48a18110
Sumber: VoxelMatters

Meraih Dukungan Besar dari Investor Global

Baru-baru ini, Rem3dy Health berhasil menutup putaran pendanaan dengan nilai luar biasa, yakni sebesar £14 juta (sekitar Rp 280 miliar). Pendanaan ini membuat valuasi perusahaan melesat hingga £84 juta.

Pencapaian besar ini tidak lepas dari kepercayaan berbagai investor strategis tingkat dunia. Beberapa nama besar yang turut ambil bagian di antaranya adalah grup minuman raksasa asal Jepang, Suntory; produsen bir asal Spanyol, Estrella Galicia; jaringan rumah sakit India, Apollo Hospitals; hingga perusahaan farmasi dari Prancis, UPSA.

Kapasitas Produksi Raksasa Berkat Teknologi Cetak 3D

Mungkin Anda bertanya-tanya, seberapa efektif penggunaan cetak 3D untuk membuat suplemen? Jawabannya sangat efektif. Berkat teknologi cetak 3D yang telah dipatenkan, Rem3dy Health kini mampu memproduksi sekitar 500.000 permen karet (gummies) vitamin setiap harinya.

Keunggulan utamanya terletak pada aspek personalisasi. Vitamin yang dicetak disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan nutrisi masing-masing pelanggan. Sejak menggunakan sistem produksi canggih ini, mereka telah mencetak lebih dari 150 juta kombinasi nutrisi. Hal ini turut mendongkrak pendapatan perusahaan hingga 61% di tahun lalu, dengan tingkat efisiensi operasional yang mencapai angka 95%.

Rencana Ekspansi dan Inovasi Masa Depan

Dana segar yang baru didapatkan ini akan menjadi bahan bakar utama bagi Rem3dy Health untuk berekspansi ke pasar internasional. Mereka menargetkan Amerika Serikat, kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), serta India sebagai tujuan berikutnya.

Selain perluasan wilayah, investasi ini juga akan dialokasikan untuk meningkatkan sistem otomatisasi, manufaktur canggih, dan personalisasi nutrisi yang digerakkan oleh Kecerdasan Buatan (AI). Menariknya lagi, mereka juga sedang mengembangkan produk suplemen kesehatan personalisasi yang dikhususkan untuk hewan peliharaan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi 3D printing memiliki potensi tanpa batas untuk merevolusi industri kesehatan dan gaya hidup secara menyeluruh.

Bagaimana Pendapat Anda?

Kami melihat inovasi pencetakan vitamin 3D ini sebagai langkah maju yang sangat brilian. Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda tertarik melihat adopsi teknologi pencetakan 3D serupa di Indonesia? Mari berdiskusi bersama kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ide seputar penerapan teknologi cetak 3D untuk kebutuhan bisnis dan industri Anda, tim ahli dari Extrude Engineering selalu siap membantu mewujudkannya.

Hubungi Kami

Extrude Engineering © 2026