Plastometrex Luncurkan PLX-AutoStage: Otomatisasi Pengujian Kekuatan Logam yang Lebih Cepat dan Efisien
Dalam industri manufaktur dan rekayasa material, mengetahui kekuatan fisik suatu logam adalah hal yang sangat krusial. Selama ini, proses pengujian tersebut sering kali memakan waktu lama dan biaya yang tidak sedikit. Namun, inovasi terbaru dari Plastometrex siap mengubah cara kerja tersebut.
Plastometrex bersiap untuk meluncurkan modul terbaru mereka, yaitu PLX-AutoStage, secara komersial pada kuartal keempat tahun 2026. Modul tambahan ini dirancang khusus untuk melengkapi produk PLX-Benchtop yang sudah ada, guna membantu pengguna mengumpulkan data kekuatan material secara otomatis dan jauh lebih presisi.

Apa Itu Teknologi PIP dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Teknologi utama di balik perangkat buatan Plastometrex adalah Profilometry-based Indentation Plastometry (PIP). Sederhananya, metode ini bekerja dengan cara menekan permukaan logam menggunakan jarum uji khusus (uji tekan mikro) tanpa merusak sampel tersebut secara keseluruhan (non-destructive testing).
Data dari tekanan tersebut kemudian dianalisis menggunakan simulasi komputer canggih untuk menghasilkan kurva tegangan-regangan material. Dengan hadirnya PLX-AutoStage, proses penekanan dan pengambilan data ini kini dapat berjalan sepenuhnya secara otomatis tanpa perlu banyak intervensi manusia.
Keunggulan PLX-AutoStage: Uji Ratusan Sampel Sekaligus
Dengan mengintegrasikan PLX-AutoStage ke perangkat PLX-Benchtop, pengguna kini bisa memasukkan ratusan sampel ke dalam daftar antrean pengujian. Berikut adalah kemudahan alur kerjanya:
- Pengguna mengambil gambar digital dari sampel yang akan diuji.
- Pengguna menentukan titik-titik lokasi pengujian pada layar komputer.
- Mesin akan secara otomatis bekerja menyelesaikan seluruh daftar antrean pengujian tersebut secara mandiri.
Hebatnya lagi, teknologi ini mampu melakukan pengujian pada area yang sangat sempit, bahkan hingga jarak 1,5 mm antar-titik uji pada satu komponen. Hal ini memungkinkan pengumpulan data properti mekanis berskala mikro yang sangat detail dan akurat.
Menjembatani Celah Antara Uji Tarik (Tensile Test) dan Uji Kekerasan (Hardness Test)
Menurut Jimmy Campbell, CTO Plastometrex, selama ini produsen logam biasanya menggunakan dua cara untuk mengetahui kekuatan material: uji tarik konvensional (tensile test) yang lambat serta merusak bahan, atau uji kekerasan (hardness test) yang cepat namun hasilnya kurang detail dan hanya berupa perkiraan kasar.
“PLX-AutoStage hadir untuk merampingkan alur kerja ini. Alat ini memberikan data batas elastisitas (yield strength) dan kekuatan tarik maksimum (UTS) yang sangat akurat dari ratusan pengujian sekaligus, langsung pada area spesifik yang ingin Anda ketahui,” ujar Jimmy.
Aplikasi Praktis dalam Industri 3D Printing Logam
Salah satu contoh penerapan teknologi ini adalah pada industri cetak 3D logam (additive manufacturing). Pengguna dapat mencetak kubus uji kecil di berbagai sudut ruang cetak mesin 3D printer. Setelah selesai, kubus-kubus tersebut dapat langsung diuji menggunakan PLX-AutoStage.
Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, pengguna sudah bisa mendapatkan peta kekuatan material dari seluruh area ruang cetak printer tersebut. Hal ini tentunya menghemat waktu dan biaya pengembangan produk secara signifikan.
Mari Diskusikan Kebutuhan Pengujian Material Anda
Kehadiran otomatisasi seperti PLX-AutoStage membuktikan bahwa teknologi pengujian material kini semakin cerdas, cepat, dan ramah pengguna. Apakah bisnis Anda juga membutuhkan solusi pengujian material yang presisi atau ingin berkonsultasi mengenai rekayasa manufaktur logam lainnya? Kami di Extrude Engineering siap membantu memberikan solusi terbaik untuk proyek Anda. Mari diskusikan kebutuhan Anda bersama kami sekarang juga!